Kembali ke semua cerita
Pulang Basamo: IKK Siak Menyusuri Jejak Budaya dalam PMRJ Cultural Trip 2026
Budaya

Pulang Basamo: IKK Siak Menyusuri Jejak Budaya dalam PMRJ Cultural Trip 2026

18–22 Agustus 2026 5 hari 4 malam

Perjalanan Jakarta–Kuantan Singingi–Pekanbaru menjadi ruang untuk menyaksikan Pacu Jalur, mengenal kembali akar budaya Riau, dan menguatkan silaturahmi masyarakat di perantauan.

Pulang tidak selalu berarti kembali untuk menetap. Bagi keluarga Riau di Jabodetabek, pulang juga dapat berarti mendekatkan kembali ingatan kepada kampung halaman, bertemu saudara, dan menyaksikan tradisi yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Semangat itulah yang menyertai partisipasi keluarga IKK Siak dalam PMRJ Cultural Trip 2026. Perjalanan bersama menuju Kuantan Singingi mempertemukan peserta dalam satu kendaraan, satu tujuan, dan satu kegembiraan untuk menyaksikan Festival Pacu Jalur.

Pulang basamo bukan sekadar menempuh jarak, tetapi merawat hubungan dengan budaya dan keluarga.

Dari Jakarta Menuju Tanah Pacu Jalur

Rangkaian perjalanan berlangsung pada 18–22 Agustus 2026 dengan rute Jakarta, Kuantan Singingi, Pekanbaru, lalu kembali ke Jakarta. Setiap persinggahan membuka ruang percakapan, pertukaran cerita, dan kebersamaan di antara peserta.

Festival Pacu Jalur menjadi pusat perjalanan. Di balik laju perahu panjang dan sorak masyarakat di tepian sungai, peserta melihat bagaimana kerja sama, ketekunan, dan kebanggaan terhadap daerah hidup dalam sebuah tradisi.

Kebersamaan peserta IKK Siak selama rangkaian PMRJ Cultural Trip 2026.
Kebersamaan peserta IKK Siak selama rangkaian PMRJ Cultural Trip 2026.

Perjalanan yang Membawa Pulang Cerita

Agenda perjalanan juga mencakup eksplorasi Kuantan Singingi, menikmati kuliner khas Riau, berbelanja oleh-oleh, dan city tour Pekanbaru. Momen-momen sederhana selama perjalanan justru menjadi bagian yang paling melekat: berbagi makanan, saling membantu, dan tertawa di sela perjalanan panjang.

Setelah kembali ke Jakarta, yang dibawa peserta bukan hanya dokumentasi, tetapi juga rasa dekat dengan kampung halaman dan keyakinan bahwa budaya akan terus hidup ketika dikenalkan, dikunjungi, dan diceritakan kembali.

  • Menyaksikan Festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi.
  • Mengenal sejarah, kuliner, dan kehidupan masyarakat setempat.
  • Mempererat silaturahmi keluarga Riau selama perjalanan bersama.
  • Mengunjungi Pekanbaru sebelum kembali ke Jakarta.